Sekarang lagi ramainya orang berpacu di dunia online dengan segala macam aktivitas di dalamnya, terutama para pegiat bisnis dalam menjalankan strategi digital marketing tertentu.

Bahkan para pakar menyebutkan bahwa pemilik bisnis atau perusahaan yang tak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman berupa digital marketing tersebut lebih rentan bangkrut, ibaratnya telur di atas tanduk.

Buat kamu yang belum tahu, digital marketing atau pemasaran digital merupakan promosi merk dan produk secara online dan tertarget demi mendapatkan pelanggan potensial.

Tapi ingat, setiap zaman memiliki perubahan apalagi di era modern seperti sekarang yang super cepat.

Jika dulu kita hanya menggunakan media email dan blog digital marketing saja, maka hari ini kita harus lebih giat menyosor beberapa strategi lain termasuk iklan berbasis web, landing page, dan social media.

Contoh Digital Marketing

Sebenarnya ada banyak sekali contoh digital marketing yang dapat kamu tiru. Namun saking banyaknya, kita coba ambil beberapa yang paling sering digunakan dengan tingkat kesuksesan paling tinggi.

Jenis digital marketing tersebut diantaranya PPC, SEO, dan media sosial.

Sesuai namanya, media sosial marketing merupakan aktivitas pemasaran dengan menggunakan fitur sosmed seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan lain sebagainya.

Caranya pun cukup beragam, dimulai dari memasang iklan hingga menyewa para influencer yang telah memiliki ratusan ribu hingga jutaan followers.

Tapi ingat, semakin banyak follower dari seorang influencer, maka akan semakin mahal harganya.

Harga yang ditawarkan oleh Deddy Corbuzier melalui sosmed Youtube tentu berbeda dengan channel kita yang hanya memiliki kurang dari 1000 subscriber.

Manfaat Menggunakan Digital Marketing

Jika tak ada manfaat atau keuntungannya, mana mungkin perusahaan UKM hingga super gede mau membakar uang untuk media dan strategi pemasaran yang satu ini.

Intinya, ada banyak hal yang bisa kamu dapatkan dari aktivitas pemasaran ini, seperti misalnya biaya marketing menjadi lebih sedikit, usaha kecil lebih kompetitif, ROI yang seimbang, pangsa pasar yang lebih jelas, dan lain sebagainya.

Ada yang bilang bahwa pemasaran digital jauh lebih rendah resiko jika dibandingkan dengan mengeluarkan modal ngiklan dengan harga yang harganya gila-gilaan!

Kategori: Website