Pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi membuat banyak orang harus benar-benar waspada. Dana darurat menjadi satu hal yang perlu dipersiapkan untuk meminimalkan risiko keuangan.

Belum lagi ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pastinya membuat kebutuhan semakin besar. Sedangkan, di sisi lain keuangan semakin menipis. Mau tidak mau beberapa orang akhirnya memanfaatkan cicilan tanpa jaminan demi mendapatkan dana darurat.

Nah, apa saja hal penting yang harus disiapkan untuk dana darurat ini saat PPKM?

Mengontrol Pengeluaran dengan Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan bisa menunjukkan seberapa besar uang yang akan dikeluarkan untuk setiap kebutuhan bulanan. Anggaran keuangan ini akan membuat kita lebih mudah dalam mengontrol keuangan. Kapan uang masuk dan kapan uang keluar bisa direncanakan lewat anggaran keuangan dan untuk kebutuhan apa saja terdokumentasikan dalam anggaran.

Nantinya, seberapa besar pemasukan, dan juga pengeluaran setiap bulannya bisa dipantau dengan mudah. Sehingga kamu akan lebih mudah melakukan evaluasi antara anggaran dengan pengeluaran sebenarnya di akhir bulan.

Sisihkan untuk Dana Darurat

Dalam anggaran keuangan yang telah dibuat, harus ditambahkan dana darurat. Dana inilah nantinya yang bisa digunakan saat kondisi yang tidak diinginkan datang.

Dana darurat bisa juga disimpan dalam bentuk investasi jangka pendek yang liquid. Maksudnya adalah lebih mudah untuk dicairkan, sehingga ketika kondisi darurat terjadi akan lebih mudah digunakan. Biasanya bentuknya secara konvensional dalam bentuk logam mulia.

Sayangnya memang hampir banyak yang skip menyisihkan dana darurat. Jumlah ideal dana darurat paling tidak bisa mencukupi kebutuhan pokok selama enam hingga 12 bulan ke depan. Nah, saat tidak ada dana darurat pada akhirnya memang mencari pinjaman kepada teman, kerabat hingga keluarga. 

Berurusan dengan orang kadang-kadang ada perasaan sungkan. Maka, tak jarang pada akhirnya cicilan tanpa jaminan menjadi salah satu solusi mendapatkan dana darurat. Waspada juga terhadap pinjol abal-abal yang memberikan pinjaman untuk dana darurat tapi memberikan bunga tinggi.

Percayakan pada fintech yang sudah terdaftar di OJK seperti Kredivo. Bunganya sangat terjangkau hanya 2,6% saja per bulan, paling rendah dibandingkan dengan perusahaan sejenisnya. Cicilannya pun fleksibel yaitu 3 dan 6 bulan. Semua proses bisa dilakukan secara online mulai dari pendaftaran, pengajuan, hingga proses persetujuan. 

Melakukan Penghematan

Untuk masa PPKM ini penghematan menjadi satu hal yang harus dilakukan. Karena di kondisi ini, setiap orang pastinya akan merasakan keterbatasan.

Keterbatasan tersebut mulai dari aktivitas, hingga dalam hal pekerjaan. Dengan kondisi ini pastinya pendapatan juga akan mengalami penurunan.

Belum lagi risiko-risiko lain yang bisa membuat pendapatan semakin kecil dan pengeluaran akan membengkak.

Risiko pendapatan yang semakin kecil seperti menurunnya omset penjualan, tidak ada lagi jatah lembur, atau bahkan hingga risiko kehilangan pekerjaan. Sedangkan risiko pengeluaran membengkak terjadi karena kondisi sakit, atau hal-hal lainnya.

Tetap Menyisihkan untuk Menabung dan Berinvestasi

Setiap orang haruslah punya tujuan keuangan di masa depan. Karena itu dengan kondisi sesulit apapun menabung dan berinvestasi tetap harus dilakukan sekecil apapun nilainya.

Namun, mengingat kondisi yang serba terbatas, kamu bisa menurunkan porsi untuk tabungan atau investasi. Misalnya dengan mengurangi persentase jumlah tabungan dan investasi tersebut.

Penurunan jumlah persentase yang awalnya sebesar 30% dari pendapatan, bisa dikurangi menjadi 20% atau 10% saja.

Investasi sendiri merupakan bentuk persiapan masa depan dan selalu berkaitan dengan waktu. Maksudnya, semakin banyak waktu yang kamu gunakan dalam berinvestasi, maka kamu juga akan  semakin banyak mendapatkan keuntungan sebanding dengan lamanya waktu.

Mencari Tambahan Pendapatan dari Sumber Lain

Kondisi yang sulit dan serba terbatas juga pastinya masih selalu ada peluang untuk mendapatkan tambahan dari sumber lain.

Peluang tambahan pendapatan tersebut sekarang ini bisa ditemukan di dunia digital. Apalagi sekarang ini memang zamannya setiap orang bisa mendapatkan benefit yang besar secara online.

Kamu bisa melakukan berbagai macam aktivitas jual beli melalui berbagai macam platform jual beli. Kamu juga bisa mengambil pekerjaan freelance melalui secara online.

Tidak hanya itu, masih banyak aktivitas lain di dunia digital yang bisa mendatangkan keuntungan tambahan. Namun, kamu juga tidak perlu membatasi untuk mendapatkan tambahan penghasilan dari sumber dunia digital saja.

Kamu harus bisa melihat peluang yang ada di masyarakat dengan melihat kondisi, kebutuhan, dan lain sebagainya. Karena masih banyak sumber lain baik offline maupun online yang bisa didapatkan.

Itulah beberapa hal penting yang harus dipersiapkan saat PPKM. Dana darurat menjadi satu hal yang perlu disiapkan sejak dini. PPKM memberikan satu pelajaran kepada kita semua, betapa pentingnya mempersiapkan kondisi terburuk dalam kehidupan.