Cabai Rawit Merah Pack 250 gr

Menanam cabe sebenarnya mudah-mudah sulit untuk dilakukan, ada beberapa tips tertentu yang harus diperhatikan untuk mendapatkan panen yang sempurna. Berikut ini adalah beberapa tips menanam cabe rawit yang harus kamu ketahui!

 

  1. Menyiapkan media semai

Sebelum melakukan penanaman cabe rawit, siapkan dulu media untuk menyemai benih cabenya. Media yang dianjurkan untuk penyemaian adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, serta sekam bakar dengan perbandingan 3 : 2 : 1.

Sebelum melakukan penyemaian, alangkah baiknya media semai dilakukan sterilisasi terlebih dahulu dengan menjemurnya di bawah sinar matahari, kemudian masukkan ke dalam wadah penyemaian dan disiram.

 

  1. Menyiapkan benih

Selanjutnya, siapkanlah benih cabe rawit merah yang ingin kamu tanam. Gunakan benih dengan kualitas yang terbaik agar mendapatkan hasil yang optimal. Sebelum disemai, rendam benih dalam air hangan dengan suhu sekitar 45-50 derajat celsius selama satu jam. Pilihlah benih yang mengendap pada bagian dasar rendaman.

Perendaman benih dilakukan dengan tujuan mempercepat pertumbuhan benih. Setelah direndam, keringkan di atas koran agar tidak menempel satu sama lain.

 

  1. Penyemaian

Setelah benih dipilih dan disiapkan, semaikan benih tersebut dalam wadah semai yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tutup dengan media semai halus dengan cara diayak, lalu tutup persemaian dengan karung ataupun daun pisang.

Selama proses penyemaian, penyiraman benih dilakukan dengan sistem semprot untuk menghindari terlalu banyak air. Setelah berumur 5-7 hari, bukalah tutup semai dan biarkan benih terkena sinar matahari dengan penghalang sinar UV.

 

  1. Menyiapkan media tanam dan penanaman

Media tanam dari cabe dibuat dengan mencampurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Namun, kamu juga bisa menambahkan sekam bakar dengan perbandingan yang sama seperti media semai.

Pemindahan bibit cabe dilakukan ketika berumur sekitar 20-30 hari, atau memiliki sekitar 4-5 helai daun. Pindahkan bibit ke polybag yang lebih besar daripada proses penyemaian.

 

  1. Pemeliharaan

Untuk pemeliharaan tanaman cabe sebenarnya tidak begitu sulit. Penyiraman tanaman dilakukan setiap hari pada pagi ataupun sore. Penyiangan dilakukan satu kali dalam kurun waktu dua minggu dengan pembersihan rumput liar dalam polybag.

Pemangkasan tunas samping serta bagian daun yang sudah tumbuh dengan ketinggian 15-25 cm perlu dilakukan untuk membuat pertumbuhan bagian atas lebih sempurna, serta beberapa faktor lainnya.

 

  1. Pemupukan

Pupuk kimia diberikan pada tanaman cabe yang sudah berusia satu bulan, dengan jenis pupuk NPK. Setiap polybag harus disiram dengan larutan pupuk kurang lebih 200 ml sekali dalam waktu 10 hari.

Sebagai bahan tambahan, kamu juga bisa menggunakan air cucian beras, air cucian daging, serta pupuk nabati seperti dedaunan.

 

  1. Pengendalian hama

Dalam melakukan penanaman cabe, salah satu halangan yang paling besar adalah serangan hama ataupun penyakit. Pengendalian hama dilakukan dengan melakukan budidaya sehat, yaitu budidaya yang teknisnya dilakukan secara baik dan benar tanpa mengurangi langkah-langkah tertentu.

Jika hama kamu temukan pada tanamanmu, lakukan pengendalian dengan cara mekanik yaitu langsung mengambil hamanya. Selanjutnya, semprotkan dengan larutan pestisida alami.

  1. Panen

Pada dasarnya pemanenan tanaman cabe rawit bisa dilakukan ketika sudah berusia sekitar 80-90 hari. Panen cabe sebaiknya dilakukan pada saat cuaca sedang cerah. Cabe rawit bisa dipanen setiap seminggu sekali, bisa memproduksi hingga dua atau tiga tahun.

 

Itulah beberapa tips dalam menanam cabe rawit yang bisa kami sampaikan. Untuk mendapatkan benih cabe rawit dengan kualitas tinggi, belilah di Tanihub!

TaniHub selalu menyediakan produk berkualitas yang tidak akan mengecewakan para konsumennya. Prosedur pemesanannya cukup mudah serta harganya juga murah membuatmu wajib untuk membeli produk-produk pertanian yang hadir di TaniHub!

Kategori: Informasi