Table of Contents

berdoa

source gambar : freepik.com

Doa merupakan suatu ibadah yang sangat ditekankan dan dianjurkan didalam Islam. Secara bahasa, kata ‘doa’ berarti ‘seruan’. Jadi, arti berdoa adalah menyeru, mengucap, memanggil, membaca, atau memanjatkan.

Doa sendiri memiliki arti memohon sesuatu yang baik kepada Allah SWT agar dapat dikabulkan oleh-Nya serta terhindar dari bencana dan marabahaya. Contohnya, meminta rezeki yang halal, memohon keselamatan, meminta kemudahan dalam berbagai urusan, ampunan dosa – dosa, serta dijauhkan dari api neraka.

Nah, disini akan diulas tentang doa nurbuat. Akan dijelaskan apa itu arti doa nurbuat dan bagaimana bacaannya. Berikut dibawah ini penjelasan tentang arti doa nurbuat beserta bacaan dan artinya :

  1. Arti Doa Nurbuat

Doa nurbuat merupakan salah satu doa yang memiliki banyak keutamaan. Doa ini juga bisa dibilang sebagai doa pengasihan. Seseorang yang mengamalkan doa ini akan disayangi oleh orang – orang yang memusuhinya. Selain itu, masih banyak keutamaan lain dari mengamalkan doa nurbuat ini.

Doa nurbuat atau ada juga yang mengenalnya dengan sebutan doa nurbuwwah (nurun nubuwaah) memiliki arti ‘cahaya kenabian’. Seseorang yang mengamalkannya juga dapat terhindar dari godaan syetan yang terkutuk.

  1. Bacaan Doa Nurbuat Dan Artinya

“Allaahumma dzissultaanil‘aziim. Wa dzilmannil qadiim. Wa dzilwajhil kariimi wa waliyyil kalimaatittaammati wadda’awaatil mustajaabaati‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi‘ainil qudrati wannaaziriina wa‘ainil insi wal jinni.

Wa in yakaadulladziina kafaruu layuzliquunaka bi absaarihim lammaa samii’udzdzikra wa yaquuluuna innahuu lamajnun.

Wa maa huwa illaa dzikrullil‘aalamiin. Wa mustajaabu luqamaanal hakiimi wa waratsa sulaimaan daawuuda‘alaihimassalaamul wuduudu dzul‘arsyil majiid. Thawwil‘umrii wa shahhih ajasadii waqdi haajatii waktsir amwaalii wa au laadii wa habbib linnaasi ajma ‘iin.

Wa tabaa‘adil‘adaawata kullahaa mim bani aadama‘alaihissalaamu man kaana hayyan wa yahiqqoal qaulu‘alal kaafiriin. Wa qul jaa al haqqu wa zahaqal baathilu innal baathila kaana zahuuqan.

Wanunazzilu minal qur’aani maa huwa syifaa un wa rohmatun lilmu’miniin. Wa laa yaziiduzzaalimiina illa khasaaraa. Subhaana rabbika rabbil‘azzati‘ammaa yasifuun. Wa salaamun ‘alalmursaliina wal-hamdu lillaahirabbil‘aalamiin.”

Artinya :

“Wahai Tuhanku, pemilik kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat – kalimat yang sempurna, dan doa – doa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwa – jiwa yang hak, dari pandangan mata manusia dan jin.

Dan sesungguhnya orang – orang kafir benar – benar akan menggelincirkan kamu (Muhammad) dengan pandangan mereka, ketika mendengar Al Quran (dibaca) lalu mereka berkata :

“Sesungguhnya (Muhammad) itu benar – benar orang gila.” Dan Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi semua umat. Dan mengijabahi Lukmanul Hakim dan Sulaiman yang telah mewarisi Daud as.

Allah adalah dzat yang Maha pengasih lagi memiliki singgasana yang mulia, panjangkanlah umurku, sehatkanlah jasadku, kabulkanlah hajatku, perbanyaklah harta bendaku dan anakku, cintakan semua orang, jauhkanlah permusuhan anak cucu Adam as dari orang – orang kafir.”

Dan Katakanlah : “Yang hak telah datang dan yang batil telah musnah. Sesungguhnya yang batil itu pasti musnah.”

Dan kami turunkan Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang – orang beriman, dan Al Quran tidak akan menambah kepada orang – orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian.

Maha Suci Allah, Tuhan yang Maha Mulia dari segala sifat yang diberikan orang – orang kafir. Dan semoga keselamatan tetap bagi para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

 

 

Kategori: Informasi